PairinPay. Diberdayakan oleh Blogger.
Setiap orang pasti ingin bertemu dengan jodohnya suatu hari nanti, kemudian melangsungkan pernikahan dan hidup bahagia membangun rumah tangga. Tapi kenyataannya tidak semudah itu. Seringkali orang justru takut mengahdapi pernikahan, atau justru menunda pernikahan selama mungkin karena khawatir menghadapi pernikahan.

Banyak orang ragu mengikat janji sehidup semati ini karena bebannya yang 'berat'. Banyak orang khawatir tentang perceraian, ragu apakah orang yang tepat dan berbagai macam kekhawatiran lainnya. Hal ini sangat wajar, tapi kamu bisa mengatasi ketakutan ini dengan beberapa hal berikut ini. 

Kenali apa alasanmu untuk takut 
Jika alasanmu takut memulai pernikahan karena sudah pernah gagal, maka kamu perlu mengevaluasi masa lalumu. Apa yang salah dalam pernikahan yang lalu, apa yang kamu pelajari, apa yang kamu inginkan dan tidak inginkan untuk terjadi lagi. Apa yang harus kamu lakukan agar pernikahan selanjutnya berhasil. hal ini akan membuatmu menguatkan keputusan untuk menghadapi pernikahan, lagi. 

Ragu apakah dia benar-benar orang yang "Tepat" 
Semua orang pasti pernah merasa ragu dengan calon pasangannya sebelum menikah, apakah benar dia orang yang tepat untukku dan lain sebagainya. Untuk meyakinkan diri sendiri, coba pikirkan lebih serius. Hal apa yang membuatmu meragukannya, apakah kebiasaan buruknya, apakah sifatnya, apakah masa lalunya dan lain sebagainya.
 
Putar kembali masa lalumu dengannya, apakah kalian bisa mengatasi pertengkaran dengan baik, apakah sifat dan sikapnya bisa menunjukkan seperti apa nanti masa depan kalian jika hidup bersama. 

Masa lalu mengenai pernikahan 
Komitmen kamu memegang peranan penting untuk meyakini pernikahan atau tidak. Terkadang keyakinan terhadap pernikahan bisa dipengaruhi oleh masa lalu atau keluarga terdekat. Meski memang tidak selalu, tapi pengalaman perceraian orang tua juga bisa mempengaruhi keyakinan kamu terhadap pernikahan. 

Khawatir secara finansial 
Karena kamu seorang wanita, kamu tidak perlu terlalu khawatir tentang finansial dari sisi dirimu sendiri. Pekerjaan yang mapan dan mampu mencukupi kehidupanmu sendiri sudah sangat bagus untuk memulai pernikahan. Yang sering dipermasalahkan tentu saja kemapanan finansial calon suami. Pastikan bahwa itu tidak membuatmu ragu untuk menerima lamarannya. 

Belajar meningkatkan keyakinan akan pernikahan dan komitmen 
Akan selalu ada banyak pelajaran berharga yang kamu ambil jika memulai sesuatu yang baru dalam hidupmu, termasuk memulai pernikahan. Kamu perlu meningkatkan komitmenmu untuk menjalani hubungan yang serius. Pikirkan bahwa kamu akan bertambah tua dan siapa yang akan menemanimu nanti jika kamu tua? Meyakini keindahan cinta, indahnya berbagi, dan berharganya hubungan yang serius semacam pernikahan.

Ada banyak hal yang mungkin membuatmu ragu, membuatmu khawatir, membuatmu ingin lari dan lain sebagainya. Tapi jika kekhawatiranmu tidak beralasan kuat, coba tenangkan diri dan berpikirlah saat sedang tenang, lalu putuskan mana yang baik dan mana yang tidak.