PairinPay. Diberdayakan oleh Blogger.
Bunda, selama masa kehamilan, Anda harus lebih hati-hati dalam menentukan makanan mana yang  sebaiknya Anda konsumsi atau makanan mana yang sebaiknya Anda kurangi atau hindari, terutama di tahapan awal perkembangan janin atau saat kehamilan memasuki trisemester kedua.

Perkembangan janin sangat kecil dan, dengan demikian, sangat sensitif terhadap efek bahan kimia. Kapanpun memungkinkan, cobalah untuk menghindari setiap dan semua zat yang berbahaya. Beberapa bahkan mungkin bersembunyi dalam makanan yang Anda anggap baik untuk Anda, yuk simak selengkapnya! 

Ikan 
Meski tergolong dalam makanan sumber protein tinggi yang wajib dikonsumsi bagi ibu hamil, ikan ternyata juga menimbulkan beberapa kekhawatiran khusus bagi ibu hamil. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan kontaminasi bahan kimia yang mungkin akan terbawa oleh ikan. Seperti disebutkan dalam laman www.momjunction.com, ikan yang berasal dari laut ataupun sungai tak jarang terkontaminasi dengan logam-logam atau zat kimia seperti pestisida dan polychlorinated biphenyls (PCB). Selain ikan, produk yang berasal dari hewan lainnya, termasuk keju, susu, yogurt, daging sapi, babi, domba, dan unggas, juga dapat mengandung pestisida, racun lingkungan seperti dioksin dan antibiotik. Oleh sebab itu, berhati-hati dalam memilih makanan-makanan ini akan membatasi Anda paparan racun berbahaya tersebut. 

Buah-buahan dan Sayuran 
Buah dan sayuran memang tidak diragukan manfaatnya bagi ibu hamil, tapi Anda juga perlu berhati-hati dalam memilih produk buah dan sayuran. Sebab, buah dan sayur yang ditanam secara konvesional (non-organik) mungkin memiliki pestisida pada kulit atau permukaan luarnya. Agar terhindar dari bahaya racun pestisida yang menempel di kulit buah atau sayuran yang akan kita konsumsi, pastikan untuk mencuci produk segar Anda secara menyeluruh sebelum memakannya. 

Obat 
Jika di trisemester kedua kehamilan ini Anda masih mengonsumsi obat-obatan, pastikan Anda tidak mengonsumsi sembarang obat untuk meredakan sakit Anda ya. Karena, obat yang biasanya mungkin bermanfaat untuk Anda bisa jadi dapat menyebabkan masalah bagi janin yang  sedang Anda kandung. Bicaralah dengan dokter tentang setiap resep obat, obat bebas, suplemen, dan herbal, sebelum Anda mengonsumsinya selama masa kehamilan Anda.

Nah, itulah beberapa tips agar Anda lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih makanan ataupun obat-obatan yang Anda konsumsi selama masa kehamilan. Sebab, apapun yang kita konsumsi tidak hanya kita yang akan merasakannya, melainkan bayi dalam kandungan kita pun juga akan turut merasakannya. Semoga bermanfaat.